Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ya
Tidak
Ragu-ragu
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
22 February 2019
M
S
S
R
K
J
S
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Statistik
Visitors : 612770 visitors

Hits : 264 hits

Today : 1 users

Online : 1 users

:: Kontak Admin ::

lilik_anune@yahoo.com lilikgunarta

Ujian Nasional Praktek Kejuruan

Tanggal : 14/12/2012

Praktik Kejuruan mengukur kemampuan peserta uji dalam mengerjakan sebuah penugasan atau membuat suatu produk sesuai tuntutan standar kompetensi. Pola pelaksanaan ujian Praktik Kejuruan mengikuti pola Lomba Keterampilan Siswa (LKS) dengan alokasi waktu antara 18 sampai 24 jam dan bersifat penugasan perseorangan (individual task) sesuai dengan kompetensi keahlian. Ujian Praktik Kejuruan merupakan bagian dari ujian nasional bagi SMK.

 

Penyelenggaraan Ujian Praktik Kejuruan

 A. Verifikasi Tempat Penyelenggaraan Ujian Praktik Kejuruan

1. Tempat penyelenggaran ujian Praktik Kejuruan harus memenuhi syarat kelayakan, untuk itu perlu dilakukan verifikasi kelayakan satuan pendidikan atau tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan; 2. Verifikasi kelayakan satuan pendidikan/tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan dilakukan oleh Penyelenggara Tingkat Provinsi dengan menggunakan instrumen verifikasi yang telah disiapkan oleh Penyelenggara Tingkat Pusat; 3. Penyelenggara Tingkat Provinsi membentuk Tim Verifikasi dengan melibatkan unsur dunia usaha/dunia industri atau institusi mitra yang relevan; 4. Apabila diperlukan Penyelenggara Tingkat Provinsi dapat mendelegasikan pelaksanaan verifikasi tempat ujian Praktik Kejuruan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota; 5. Penetapan kelayakan satuan pendidikan/tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan serta SMK yang menggabung dilakukan oleh Penyelenggara Tingkat Provinsi atau Kabupaten/Kota (apabila didelegasikan) berdasarkan rekomendasi Tim Verifikasi.

B. Penetapan Penguji

1. Penguji terdiri atas gabungan penguji internal dan eksternal; 2. Penguji Praktik Kejuruan direkomendasikan oleh Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dan ditetapkan oleh Penyelenggara Tingkat Kabupaten/kota; 3. Penguji Internal berasal dari guru produktif yang relevan dengan pengalaman mengajar minimal 5 tahun dan memiliki pengalaman kerja/magang di dunia usaha/industri 4. Penguji Eksternal berasal dari dunia usaha/industri/ asosiasi profesi/institusi mitra yang memiliki latar belakang pendidikan dan/atau pengalaman kerja yang relevan dengan Kompetensi Keahlian yang akan diujikan; 5. Penguji memiliki sertifikat kompetensi/surat keterangan kompetensi dari dunia usaha/industri atau institusi mitra.

C. Pelaksanaan Ujian Praktik Kejuruan:

1. Ujian Praktik Kejuruan dapat dilaksanakan di industri dan/atau di Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan yang telah dinyatakan layak melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian; 2. Ujian Praktik Kejuruan dilaksanakan oleh Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan bekerjasama dengan institusi pasangan atau industri mitra; 3. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan menyiapkan bahan, peralatan, dan alat/komponen penunjang ujian Praktik Kejuruan; 4. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dapat menggunakan 3 paket soal Praktik yang tersedia atau memilih di antara yang cocok dengan ketersediaan peralatan dan bahan, sedangkan yang ditugaskan kepada masing-masing peserta uji hanya satu paket soal; 5. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dapat memberikan soal Praktik Kejuruan kepada peserta uji sebelum pelaksanaan ujian; 6. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan memberikan kesempatan kepada peserta uji untuk melakukan orientasi tempat ujian Praktik Kejuruan, berlatih dan menggunakan peralatan Praktik Kejuruan sesuai dengan metode pelaksanaan ujian Praktik Kejuruan yang akan ditempuh; 7. Ujian Praktik Kejuruan dilaksanakan pada rentang waktu tanggal 16 Februari sampai 16 Maret 2012;

D. Penilaian Ujian Praktik Kejuruan

1. Penguji melakukan penilaian dengan menggunakan format lembar penilaian yang telah disediakan; 2. Penguji melakukan penilaian sesuai karakteristik Kompetensi Keahlian didasarkan atas unjuk kerja/ kinerja/produk yang dihasilkan oleh peserta uji; 3. Penguji memberikan bobot dan skor untuk setiap komponen penilaian menggunakan format lembar penilaian; 4. Penguji dapat menambahkan komponen penilaian melebihi yang telah ditetapkan oleh Penyelenggara Tingkat Pusat; 5. Penguji dapat menetapkan indikator yang lebih tinggi dari yang telah ditetapkan penyelenggara tingkat pusat; 6. Penguji dapat melaksanakan ujian praktik ulangan bagi peserta didik untuk komponen yang belum mencapai standar; 7. Penguji menyerahkan nilai hasil ujian Praktik Kejuruan kepada Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dan menjaga kerahasiaannya.

E. Pengiriman Nilai Ujian Praktik Kejuruan

1. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan mengirimkan nilai hasil ujian Praktik Kejuruan ke Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota dan menjaga kerahasiaanya; 2. Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota mengirimkan nilai hasil ujian Praktik Kejuruan ke Penyelenggara Tingkat Provinsi dan menjaga kerahasiaannya; 3. Penyelenggara Tingkat Provinsi mengirimkan nilai gabungan ujian Praktik Kejuruan dan nilai Teori Kejuruan ke Penyelenggara Tingkat Pusat (Puspendik).



Kembali ke Atas


Info Sekolah Lainnya :