Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ya
Tidak
Ragu-ragu
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
24 October 2019
M
S
S
R
K
J
S
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Statistik
Visitors : 642689 visitors

Hits : 876 hits

Today : 1 users

Online : 1 users

:: Kontak Admin ::

lilik_anune@yahoo.com lilikgunarta

Indonesia Kirim Empat Tim ke Olimpiade Sains Internasional 2009

Tanggal : 07/10/2009, 22:12:28, dibaca 315 kali.

Jakarta, Selasa (7 Juli 2009) -- Pada Bulan Juli 2009 ini Indonesia kembali mengirimkan siswa - siswa sekolah menengah atas (SMA) ke olimpiade sains internasional. Sebanyak empat tim akan berlaga di bidang Fisika, Matematika, Biologi, dan Kimia.

Tim-tim yang akan berlaga membawa nama bangsa diterima Selasa (7/07/2009) oleh Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Suyanto di Gedung Depdiknas, Jakarta.

Pada bidang Fisika, Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) akan berlaga di International Physics Olympiad (IPhO) ke-40 di Merida Yucatan, Meksiko pada 12 - 18 Juli 2009. Pembina pembina Yohanes Surya mengatakan, tim yang diberangkatkan adalah hasil seleksi Olimpiade Fisika Asia ke-10 di Bangkok, Thailand yang meraih dua medali emas, empat medali perak, dan dua medali perunggu. "Targetnya meraih tiga medali emas," katanya.

TOFI terdiri atas Paul Zakharia Fajar Hanakata, siswa SMAN 1 Denpasar, Bali; Dzuhri Radityo Utomo, siswa SMAN 1 Yogyakarta; Andri Pradana, siswa SMAK 1 BPK Penabur DKI Jakarta; Winson Tanputraman, siswa SMAK 1 BPK Penabur DKI Jakarta; dan Fernaldo Richtia Winnerdy, siswa SMAK BPK Penabur, Gading Serpong, Banten.

Pada bidang Matematika, Indonesia mengirim sebanyak enam siswa ke International Mathematical Olympiad (IMO) ke-50 yang diselenggarakan pada 10 - 22 Juli 2009 di Bremen, Jerman. Tim ditargetkan meraih dua medali perak dan empat medali perunggu.

Tim IMO Indonesia terdiri atas Joseph Andreas, siswa SMAK 1 BPK Penabur Jakarta; Aldrian Obaja, siswa SMAK 1 BPK Penabur Bandung; Andreas Dwi Maryanto Gunawan, siswa SMAK Kolese Santo Yusup Malang, Jawa Timur; Raja Oktovin, siswa SMAN 1 Pekanbaru, Riau; Ivan Wangsa Cipta Lingga, siswa SMAK 1 BPK Penabur Jakarta; dan Ronald Widjojo, siswa SMAK St.Louis 1 Surabaya.

Pada bidang Biologi, tim akan berlaga di arena kompetisi International Biology Olympiad (IBO) ke-20  pada 12 - 19 Juli 2009 di Tsukuba, Jepang. Tim IBO mengirimkan sebanyak empat siswa dan ditargetkan menyumbangkan medali emas. Ajang IBO diikuti oleh sebanyak 220 siswa dari 55 negara.

Tim IBO Indonesia terdiri atas Anugerah Erlaut, siswa kelas XII SMA Kharisma Bangsa, Tangerang; Irfan Haris, siswa kelas X SMAN 1 Pringsewu, Lampung; Danang Crysnanto, siswa kelas XI SMAN 1 Wonogiri, Jawa Tengah; dan Elbert Wijaya, siswa kelas XII SMAK Penabur DKI Jakarta.

Adapun pada bidang Kimia, Tim Olimpiade Kimia Internasional (OKI) Indonesia akan bersaing di International Chemistry Olympiad (IChO) ke-41. Kompetisi akan berlangsung pada 18 - 27 Juli 2009 di London, Inggris. Tim OKI mengirimkan sebanyak empat siswa. Tim ditargetkan meraih medali setara penyelenggaraan IChO ke-40 di Budapest, Hungaria yaitu sebanyak satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu atau minimal meraih dua medali perak dan dua medali perunggu. IChO akan diikuti sebanyak 66 negara peserta.

Tim OKI Indonesia terdiri atas Dimas Ramadhan Abdillah Fikri, siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah; Ivana Polim, siswa SMA Sutomo 1 Medan, Sumatera Utara; Bening Tirta Muhammad, siswa SMAN 8 Pekanbaru, Riau; dan Adhitya Mangalaputra, siswa SMAK 1 BPK Penabur, Jakarta Barat.

Suyanto berharap agar tim dapat mempertahankan perolehan medali yang selama ini telah diraih. Dia menyebutkan, sepanjang 2008 Indonesia telah memperoleh sebanyak 118 medali emas dari berbagai ajang olimpiade. "Kepada tim Biologi, Fisika, dan Kimia agar membawa emas sebanyak - banyaknya. Khusus tim Matematika mudah - mudahan medali emasnya pecah tahun ini," katanya.***


Sumber: Pers Depdiknas


Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : mKvhVFOzvkwkDUYaj -  [iujyvb@tjrdme.com]  Tanggal : 27/04/2012
pl6ABf <a href=\"http://nahsfpageiep.com/\">nahsfpageiep</a>

Pengirim : PcOSKNFcnFoeYbLo -  [bpkctz@etwjse.com]  Tanggal : 27/04/2012
IcLELE , [url=http://lzcbtyritwaa.com/]lzcbtyritwaa[/url], [link=http://artxnmwhkqoz.com/]artxnmwhkqoz[/link], http://ehdgvtpgjadn.com/

Pengirim : MKWqoZmAA -  [ssmith@gayusapages.com]  Tanggal : 25/04/2012
wuui..indonesia masih disegani juga dinraiakduena emas dari bulutangkis yang memang sudah tradisi kita dari tiap kali olimpiade pertahankan budaya bangsa ini lagipula diindonesia kan banyak mas bnr kan..ada mas agus..ada mas budi..ada mas anjas hehehhesalam kenal allregard,duniakucampuraduk

Pengirim : MKWqoZmAA -  [ssmith@gayusapages.com]  Tanggal : 25/04/2012
wuui..indonesia masih disegani juga dinraiakduena emas dari bulutangkis yang memang sudah tradisi kita dari tiap kali olimpiade pertahankan budaya bangsa ini lagipula diindonesia kan banyak mas bnr kan..ada mas agus..ada mas budi..ada mas anjas hehehhesalam kenal allregard,duniakucampuraduk


   Kembali ke Atas